Kiat Sukses Guru Untuk Berbagi di Media Sosisal
Kiat Sukses Guru Untuk Berbagi di Media
Sosisal
Dr. Rulli Naasrullah, M.Si
Media sosial merupakan salah satu
media baru yang digunakan untuk berinteraksi diantara pengguna. Dengan media
sosial kita dapat mempublikasikan konten, untuk mengoptimasi konten, kita perlu
mengetahui rasio konten terkait waktu dan isi dari konten tersebut. Konten
berupa tulisan, visual adalah cara berkomunikasi dimedia sosisal.
Kita bisa memanfaatkan aplikasi sederhana atau power point
untuk membuat konten-konten kreatif.
Syarat untuk memproduksi konten:
1. Minimal memiliki alat, tipot, mick, dan
handphone;
Menggunakan aplikasi sperti canva, filmora, quik,
power point, video scribe, powerdirctor dll
Beberapa music, backsound bisa diakses lewat beberapa alamat
web di bawah ini:
- Audio library www.audiolibrary.com
- Fresound www.freesound.com
- Jamendo www.jamendo.com
- Bensound www.bendsound,com
- Kompoz www.kompoz.com
- NCS www.ncs.io
Beberapa aplikasi yang dapat kita gunankan untuk mengedit
video dapat kita akses melalui :
Bagaimana cara menggunakan aplikasi ini dalam mengedit
video? Sahabat dapat mengaksesnya melalui https://bit.ly/materikangarul
Bijak Bermedia Sosial menurut Naasrulah (2021) :
2. Tidak bisah memisahkan profil online maupun ofline
3. Algoritma konten kendang menjebak
4. Malas melakukan verifikasi dan pengecekan ulang
5. Tidak sadar terhalangi aksen aplikasi
Beberapa pertanyaan saat yang
disampaikan oleh peserta disela-sela kuliah umum sbb:
Penanya ke-1 :
Jawab:
Kalau dimedia sosial itu unsurnya
visual, bahwa Ketika visual itu menarik maka bisa membuat orang tertarik untuk
menyukainnya dan kita perlu memperhatikan waktu dimana orang mengakses media
sosial, waktu istirahat, jama makan siang, selain itu ukuran konten dan cara
penyebarannya. Bagaimana dengan youtube kita harus memperhatikan judul ,
deskripsi dan hastag, (materi, public speakinya bagus, dan unsur-unsur dalam
konten bagus, kita harus memperhatikan waktu penyebaran informasi) Buatlah
konten yang ringan tapi bisa menyampaikan informasi dengan jelas.
Penanya ke-2:
Bagaimana tanggapaban Bapak terhadap guru yang bermedsos?
Jawab :
Kita bisa lihat dari dua hal
positif juga bisa lihat dari sisi negative , yang penting tidak melanggar etika
atau kehormatan institusi itu sah-sah saja, lebih baik menggunakan waktu yang
ada untuk membuat konten-konten yang bermanfaat terkait bidang Pendidikan atau
konten positif lainnya sehingga bisa memberikan inpack buat kita sendiri.
Jangan menganggab media sosial itu hanya sebagai hiburan.
Penaya ke-3
Bagaiman cara mengatur konten? Membiaskan mengakses
konten?
Jawab :
Mengolah rekomendasi hasil
penelusuran kita, manfaatkan iklannya, yang tidak diketahui oleg guru bahwa ada
yang Namanya kases telephon genggam, walaupun foto dihapus maka akan terakses
jika direset Kembali. Sehingga dalam mengakses konten kita perlu berhati-hati
karena secara tak langsung itu menggabarkan citra diri kita kepada orang lain.
Penanya Ke-4 DRB Rahmad Efendi
Bagaimana cara kita agar kita tetap konsist dengan
konten-konten yang akan di branding?
Jawab :
Buat kalender konten dalam rencana publikasi
Menyiapkan asset untuk membuat
konten, sehingga Ketika pembuatannya mudah. Pelu diingat bahwa jumlah like dan
komen bukan menujukkan banyaknya orang yang melihat konten kita, bisa kita
lihat melalui inside, apakah konten yang kita sampaikan telah dibaca oleh orang
lain dan sebarapa banyak yang membacanya walaupun tidak memberikan tanda like ataupun
komentar.
Bagaimana car akita mengubah stima negatif media sosial?
Buatlah anak-anak memiliki rasa
tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, tingkatkan literasi digital bahwa
handphone bisa kita gunakan untuk hal-hal yang baik atapun media sosial yang
bisa kita gunakan untuk menjadi sesuatu hal yang luar biasa. Sudah ada materi
tentang literasi digital untuk guru dan mayarakat.
Penaya Ke-6
Aplikasi medsos itu sering bergandi-ganti tiap samanya,
bagaimana car akita agar kita tetap akzis dimedia sosial?
Memang perkembangan teknologi
begitu cepat dan kita harus bijak memanfaatkannya dan perlu untuk memahami
bahwa media sosial bisa mbemberi manfaat positif juga manfaat negatif penyakit
psikologis digital “ada banyak orang yang tidak bisa jauh dari handphone, atau
menggunakannya sambal tidur. Fomo adalah suatu penyakit seolah-olah kita harus
update status, intinya adalah kita harus bijak dalam menggunakan handphone atau
bermediasosial.
Tiap slide pada ppt bisah diatur
menjadi satu satu adengan selain itu banyak fitur-fitur yang bisa dimanaafkan
oleh guru untuk membuat konten. Yang penting kita harus paham struktur media
sosial.





Comments
Post a Comment