Kiat Sukses Guru Untuk Berbagi di Media Sosisal

 

Kiat Sukses Guru Untuk Berbagi di Media Sosisal

Dr. Rulli Naasrullah, M.Si


    Media sosial merupakan salah satu media baru yang digunakan untuk berinteraksi diantara pengguna. Dengan media sosial kita dapat mempublikasikan konten, untuk mengoptimasi konten, kita perlu mengetahui rasio konten terkait waktu dan isi dari konten tersebut. Konten berupa tulisan, visual adalah cara berkomunikasi dimedia sosisal.

 


Foto kuliag umum Pembatik Level 4 (10/11)

Kita bisa memanfaatkan aplikasi sederhana atau power point untuk membuat konten-konten kreatif.

Syarat untuk memproduksi konten:

1.      Minimal memiliki alat, tipot, mick, dan handphone;
Menggunakan aplikasi sperti canva, filmora, quik, power point, video scribe, powerdirctor dll

Beberapa music, backsound bisa diakses lewat beberapa alamat web di bawah ini:

Beberapa aplikasi yang dapat kita gunankan untuk mengedit video dapat kita akses melalui :

Bagaimana cara menggunakan aplikasi ini dalam mengedit video? Sahabat dapat mengaksesnya melalui https://bit.ly/materikangarul

Bijak Bermedia Sosial menurut Naasrulah (2021) :

1.       Media adalah gambaran virtual kita
2.       Tidak bisah memisahkan profil online maupun ofline
3.       Algoritma konten kendang menjebak
4.       Malas melakukan verifikasi dan pengecekan ulang
5.       Tidak sadar terhalangi aksen aplikasi

Beberapa pertanyaan saat yang disampaikan oleh peserta disela-sela kuliah umum sbb:

Penanya ke-1 :


Jawab:

Kalau dimedia sosial itu unsurnya visual, bahwa Ketika visual itu menarik maka bisa membuat orang tertarik untuk menyukainnya dan kita perlu memperhatikan waktu dimana orang mengakses media sosial, waktu istirahat, jama makan siang, selain itu ukuran konten dan cara penyebarannya. Bagaimana dengan youtube kita harus memperhatikan judul , deskripsi dan hastag, (materi, public speakinya bagus, dan unsur-unsur dalam konten bagus, kita harus memperhatikan waktu penyebaran informasi) Buatlah konten yang ringan tapi bisa menyampaikan informasi dengan jelas.

Penanya ke-2:

Bagaimana tanggapaban Bapak terhadap guru yang bermedsos?

Jawab :

Kita bisa lihat dari dua hal positif juga bisa lihat dari sisi negative , yang penting tidak melanggar etika atau kehormatan institusi itu sah-sah saja, lebih baik menggunakan waktu yang ada untuk membuat konten-konten yang bermanfaat terkait bidang Pendidikan atau konten positif lainnya sehingga bisa memberikan inpack buat kita sendiri. Jangan menganggab media sosial itu hanya sebagai hiburan.

 

Penaya ke-3

Bagaiman cara mengatur konten? Membiaskan mengakses konten?



Jawab :

Mengolah rekomendasi hasil penelusuran kita, manfaatkan iklannya, yang tidak diketahui oleg guru bahwa ada yang Namanya kases telephon genggam, walaupun foto dihapus maka akan terakses jika direset Kembali. Sehingga dalam mengakses konten kita perlu berhati-hati karena secara tak langsung itu menggabarkan citra diri kita kepada orang lain.

 

Penanya Ke-4 DRB Rahmad Efendi

Bagaimana cara kita agar kita tetap konsist dengan konten-konten yang akan di branding?

Jawab :

Buat kalender konten dalam rencana publikasi



Menyiapkan asset untuk membuat konten, sehingga Ketika pembuatannya mudah. Pelu diingat bahwa jumlah like dan komen bukan menujukkan banyaknya orang yang melihat konten kita, bisa kita lihat melalui inside, apakah konten yang kita sampaikan telah dibaca oleh orang lain dan sebarapa banyak yang membacanya walaupun tidak memberikan tanda like ataupun komentar.

 Penaya ke-5

Bagaimana car akita mengubah stima negatif media sosial?

Buatlah anak-anak memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, tingkatkan literasi digital bahwa handphone bisa kita gunakan untuk hal-hal yang baik atapun media sosial yang bisa kita gunakan untuk menjadi sesuatu hal yang luar biasa. Sudah ada materi tentang literasi digital untuk guru dan mayarakat.

Penaya Ke-6

Aplikasi medsos itu sering bergandi-ganti tiap samanya, bagaimana car akita agar kita tetap akzis dimedia sosial?

Memang perkembangan teknologi begitu cepat dan kita harus bijak memanfaatkannya dan perlu untuk memahami bahwa media sosial bisa mbemberi manfaat positif juga manfaat negatif penyakit psikologis digital “ada banyak orang yang tidak bisa jauh dari handphone, atau menggunakannya sambal tidur. Fomo adalah suatu penyakit seolah-olah kita harus update status, intinya adalah kita harus bijak dalam menggunakan handphone atau bermediasosial.

 Penanya ke-7



Tiap slide pada ppt bisah diatur menjadi satu satu adengan selain itu banyak fitur-fitur yang bisa dimanaafkan oleh guru untuk membuat konten. Yang penting kita harus paham struktur media sosial.

Comments